Kita patut bersyukur bahwa sebagai bangsa agraris kita telah berhasil mencapai swasembada beras sekaligus membuktikan bahwa perkembangan bidang pertanian kita cukup tangguh, khususnya tahun 2008 silam. Namun berita mengejutkan dan membuat miris adalah bahwa tahun 2009 akan ada lebih dari 1 milyar penduduk dunia mengalami kelaparan dan rawan pangan. Press release FAO berikut terjemahannya lebih mempertegas perihal kelaparan tersebut. Sungguh suatu berita yang menyedihkan!
Kita patut bersyukur bahwa sebagai bangsa agraris kita telah berhasil mencapai swasembada beras sekaligus membuktikan bahwa perkembangan bidang pertanian kita cukup tangguh, khususnya tahun 2008 silam. Namun berita mengejutkan dan membuat miris adalah bahwa tahun 2009 akan ada lebih dari 1 milyar penduduk dunia mengalami kelaparan dan rawan pangan. Press release FAO berikut terjemahannya lebih mempertegas perihal kelaparan tersebut. Sungguh suatu berita yang menyedihkan!
Terakhir kali diperbaharui ( Friday, 03 July 2009 )
Temu Koordinasi Kehumasan (TKK) Direktorat Jenderal
Peternakan dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 18 – 19 Juni 2009 di
Hotel Rocky Plaza Padang, Sumatera Barat. TKK bertema: “Peran Sarjana Membangun Desa Dalam
Mendukung Swasembada Daging Sapi 2010”.Pertemuan ini secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Peternakan Dr. Cheppy D. Sudjana,
(seperti tampak dalam gambar) kemudian dilanjutkan presentasi dan diskusi panel yang dipandu oleh Direktur
Budidaya Ternak Ruminansia, Ir. Fauzi Luthan. Adapun Narasumber yang diundang pada acara ini
yaitu Kepala Dinas Peternakan Propinsi Sumatera Barat Ir. Edwardi, MM, dan para Sarjana Membangun Desa
(SMD) dari Jatim, Jawa Barat dan Sumatera Barat. Pada kesempatan ini dipaparkan pula Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan oleh
Kepala Biro Hukum dan Humas Deptan Suprahtomo, SH, MH, M.Si, dilanjutkan kunjungan ke lokasi
SMD yang ada di Kabupaten Solok dan Tanah Datar.
Terakhir kali diperbaharui ( Thursday, 25 June 2009 )
Dalam jelang pilpres Juli 2009 para Capres semakin gencar mencari simpati dan perhatian masyarakat, semua saling mengklaim banyak berbuat untuk negeri ini, semua menyatakan paling berjasa, semua menyatakan paling banyak hasil olah pikirnya dalam menangani berbagai masalah di negeri ini. Pak Jusuf Kalla (JK) belakangan ini sering muncul dalam iklan yang intinya akan 'menjual' Deptan jika swasembada beras (tahun 2008) tidak tercapai. Sebenarnya ucapan persis JK adalah :
"Negeri ini besar, masih impor (beras). Tahun depan (maksudnya tahun 2008) nggak boleh (impor beras). Naikkan produksi padi dua juta ton. Saya kumpulkan semua eselon I dan II (Departemen Pertanian), pokoknya tahun depan (maksudnya tahun 2008) kalau tidak (berhasil swasembada), saya jual kantor Departemen Pertanian ini. Tidak ada kantor Departemen Pertanian di seluruh dunia sebesar ini, kata saya. Ha...ha..ha. Syok semua. Begitu gagal tidak swasembada tahun 2008, kantormu saya kontrakkan, saya jual setengah"
Untuk salinan selengkapnya, berikut disajikan wawancara yang terjadi tgl 10 Nopember 2008 antara JK dengan tim pemberitaan dari Agrina, semoga bermanfatat (Bhr).
Terakhir kali diperbaharui ( Friday, 12 June 2009 )